Serapan Anggaran Pemprov Sulut Baru 66 Persen, Pj Sekprov Tahlis Minta OPD Percepat Realisasi
MANADO, NorthSulawesiNews.com — Memasuki triwulan terakhir tahun 2025, serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara masih tergolong rendah. Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, mengungkapkan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (16/10/2025).
Menurut Tahlis, realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 per 10 Oktober baru mencapai 66 persen dari total asumsi pendapatan sebesar Rp3,7 triliun.
“Realisasi serapan APBD hingga saat ini baru Rp2,5 triliun dari target Rp3,7 triliun. Saya minta seluruh OPD untuk menggenjot penyerapan anggaran, namun tetap menjunjung akuntabilitas pengelolaan keuangan,” tegas Tahlis Gallang.
Ia menjelaskan, rendahnya serapan di beberapa OPD disebabkan masih adanya proyek yang belum tuntas. “Biasanya proyek fisik di Dinas PU dan Dinas Kesehatan ditagihkan setelah 100 persen selesai, jadi memang ada jeda waktu,” jelasnya.
Berdasarkan data, target pendapatan daerah sebesar Rp3.789.780.953.160 dengan rincian sebagai berikut:
Pendapatan Asli Daerah (PAD):
- target Rp1.512.985.180.160,
- realisasi 66,63% atau Rp1.008.148.551.501.
Pajak Daerah:
- target Rp1.143.261.370.444,
- realisasi Rp774.788.368.947.
Retribusi Daerah:
- target Rp248.879.815.140,
- realisasi Rp148.846.759.299
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan:
- target dan realisasi sama Rp71.294.004.424.
Lain-lain PAD yang Sah:
- target Rp49.549.990.152,
- realisasi Rp13.219.418.831.
Pendapatan Transfer:
- target Rp2.275.920.773.000,
- realisasi Rp1.529.839.025.077 (67,22%).
Pendapatan Hibah:
- target Rp875.000.000,
- realisasi Rp631.376.000 (72,16%).
Total belanja daerah
- Rp3.635.982.939.686,
- realisasi 54,48 persen atau Rp1.981.038.263.115.
Lima OPD dengan realisasi tertinggi:
- Badan Penghubung Daerah Sulut 72%
- Dinas Kehutanan Daerah Sulut 70%
- Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan KB Daerah Sulut 69%
- Dinas Kesehatan Daerah Sulut 68%
- Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulut 67%
Lima OPD dengan serapan rendah:
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulut 47,56%
- Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik 47,23%
- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 45,34%
- Dinas Perumahan dan Pemukiman 40%
- Dinas Kebudayaan 22%
Kendati demikian, Tahlis Gallang tetap optimistis capaian serapan anggaran akan meningkat signifikan di akhir tahun.
“Kami yakin hingga akhir tahun penyerapan bisa menembus kisaran 90 persen. Seluruh OPD diminta bekerja cepat, namun sekali lagi diingatkan untuk tetap sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas,” pungkasnya.(*/Paul)



