Sulawesi Utara

ODSK Luncurkan Rumah DP 0 Rupiah bagi ASN di Sulut; Pembiayaan Melalui BSG, Bisa Cicil Hingga Usia 70 Tahun

MANADO – Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) siapkan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan DP (down payment) 0 persen dan cicilan murah.

Hal ini ditandai dengan Launching dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program Hunian ASN di Lingkup Provinsi Sulut, di Perum Puri Manado Permai, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Manado, Selasa (22/08/2023).

Dimana Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Sulut Jemmy Kumendong menandatangani perjanjian kerjasama dengan Dirut PT Taspen Property Bayu Setyo Utomo dan disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Perjanjian kerjasama juga dilakukan PT Taspen Property dengan Dirut Bank Sulut dan Gorontalo (BSG) Revino Pepah.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Dirut BSG Revino Pepah (kiri) dan Dirut PT Taspen Property Bayu Setyo Utomo (kanan) disaksikan Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, dan Kaban BKD Sulut JemmyKumendong. (Foto: Paul Bawole)

Gubernur Olly mengatakan, kita patut bersyukur karena ini berkat bagi kita. Pembangunan hunian ASN dengan DP 0 persen ditopang BSG dan PT Taspen.

“Ini kesempatan bagi ASN muda. Karena kesempatan tidak datang kedua kali. Torang harus memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya,” kata Gubernur Olly.

Orang nomor satu di Sulut tersebut meminta ASN harus mengikuti asuransi di PT Taspen. Supaya ketika tiba-tiba ada musibah meninggal bisa di cover oleh asuransi.

“Tapi ini torang tidak minta-minta musibah. Tapi kita harus buat program supaya tidak menjadi beban bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Gubernur.

Selain itu, kata Gubernur Olly, untuk memudahkan ASN yang tinggal, pemerintah nanti akan menyiapkan satu bus untuk para pegawai antar-jemput. “Jadi pegawai yang tinggal aman semua. Karena ada bus yang antar jemput,” sebut Olly.

Karena itu, Gubernur meminta hubungan baik ini antara Pemprov, BSG dan PT Taspen harus kita jaga. “Mari torang bekerjasama bergotong-royong untuk kemajuan Provinsi Sulut yang lebih maju dan hebat ke depan,” ajak Gubernur.

Diketahui, penyediaan hunian bagi ASN merupakan program yang pertama bagi Indonesia, dengan DP 0 Persen dan cicilan yang lebih murah dan jangka waktu cicilan lebih lama. Program ini juga terbuka bagi anggota TNI dan Polri, juga para Pendeta.

Dirut BSG Revino Pepah menjelaskan jika program ini baik bagi ASN dan yakin bisa berjalan di Sulut.

“DP 0 persen dengan jangka waktu lebih dari 30 tahun tanpa uang muka. Program ini pernah dicoba di tempat lain namun ternyata tidak bisa berjalan. Dan hari ini kita menyaksikan bersama bahwa program ini ternyata bisa berjalan di Prov Sulut,” ujar Pepah.

“Kami, Bank Sulutgo hadir disini bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan PT Taspen, dimana kita adalah lembaga keuangan yang nantinya yang akan memfasilitasi dalam bentuk kredit kepemilikan rumah, dimana kredit Kepemilikan rumah ini bisa berjalan selama ASN tersebut aktif sebagai ASN, dan juga sudah pensiun,” lanjutnya.

Pepah juga menambahkan BSG bekerjasama dengan PT Taspen sehingga angsuran ASN hingga usia pensiun pun tetap terjaga. “Yang paling penting adalah bahwa segala risiko seperti kematian, ada asuransi yang mengcover, jadi tidak usah khawatir,” jelasnya lagi.

“Di lain pihak risiko terhadap nilai value tanah tersebut akan meningkat selama 30 sampai 40 tahun, sehingga Inilah mitigasi risiko yang sudah kami sepakati dengan PT Taspen, Taspen Pro dan beberapa institusi yang terlibat dalam pemberian fasilitasi kPR ini,” ucap Pepah.

Di akhir sambutannya, Pepah menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang sudah menginisiasi program ini. “Kami sebagai lembaga keuangan milik pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bisa terlibat bersama-sama, dan tentunya ini adalah merupakan bagaimana pemerintah Provinsi mendorong pertumbuhan BSG ini,” pungkas Pepah.

Rencananya perumahan ASN akan memakai lahan seluas 100 hektare, dan akan menjangkau seluruh ASN dan tersebar di 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Dirut PT Taspen Antonius NS Kosasih menambahkan jika ASN yang bisa mengambil angsuran hingga 40 tahun adalah ASN yang masih berusia 30 ke bawah.

“Jika sudah berusia di atas 30 tahun, jangka waktu angsurannya lebih pendek seperti 30 tahun atau 20 tahun. DP tetap 0 persen dengan bunga rendah,” jelas Kosasih.

“ASN bisa mencicil sampai sudah pensiun atau usia 70 tahun,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan sejumlah Pejabat Pemprov Kadis Kominfo Steven Liow, Staf Ahli Gubernur Devi Tanos, Kadis Perkimtan Alex Watimena, Komut BSG Edwin Silangen serta jajaran BSG, Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina, Danlantamal VIII Manado Laksma TNI Nouldy Tangka.

(Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button