Pemilu 2024Pilkada 2024Sulawesi Utara

Bawaslu Sulut Terima Masukan Masyarakat Terkait Pengawasan Distribusi Logistik, Siap Diimplementasikan di Pilkada 2024

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Erwin Franklin Sumampouw SP MAP menutup kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tahapan Pengawasan Distribusi Logistik Pemilu 2024 yang digelar selama tiga hari, Selasa-Kamis (30/04-02/05/2024) di Hotel Aryaduta Manado.

Dalam sambutan penutupnya secara daring (dalam jaringan), Erwin Franklin Sumampouw selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Latihan Bawaslu Sulut menyampaikan bahwa logistik pemilu ini sangat penting dalam pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024. Bahkan kalau tidak ada logistik maka pemungutan suara dipastikan tidak akan berlangsung.

“Maka pengawasan yang Bawaslu dan jajarannya lakukan saat pelaksanaan pemungutan suara adalah memastikan bahwa semua logistik yang akan digunakan di hari H (14 Februari 2024) itu harus tersedia dengan baik,” katanya.

Erwin Sumampouw saat menutup kegiatan Rakorev Pengawasan Distribusi Logistik Pemilu 2024 secara daring. (Foto: Paul Bawole)

Beberapa waktu lalu, lanjut Sumampouw, pihaknya sudah mengevaluasi terkait pengadaan logistik, dan juga sudah melakukan pembahasan yang dibutuhkan pengadaannya. Kini Bawaslu mengevaluasi tahapan pengawasan distribusi logistik tersebut.

“Bawaslu Sulut, khususnya Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat yang mengampu terkait tahapan pengawasan pengadaan dan distribusi logistik. Kami harus mengawasi distribusi logistik, dan memastikan berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Erwin Sumampouw mengatakan, tugas Bawaslu dan jajarannya adalah mengawasi logistik sejak pengadaan sampai ke TPS.

“Sekali lagi, logistik pemilu sangat penting dalam tahapan pemungutan,” bebernya.

Selain Bawaslu dan jajarannya, ada sejumlah stakeholders yang terlibat dalam membantu distribusi logistik seperti Polri dan TNI. Sumampouw menjelaskan proses distribusi di wilayah Nusa Utara, pihak KPU berkoordinasi dengan TNI Aangkatan Laut untuk distribusi di daerah terluar Sulut yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina.

“Jadi, kami Bawaslu mengawasi mulai dari proses pengadaan logistiknya sampai dengan pendistribusian” ujarnya.

Sementara terkait pelaksanaan Rakorev, Sumampouw menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikutinya. Pihak Bawaslu mencatat semua masukan untuk diimplementasikan pelaksanaan kedepannya, karena tahapan Pilkada 2024 sudah berjalan.

“Apa yang menjadi pengalaman di Pemilu 2024 jadi bahan evaluasi untuk menghadapi Pilkada 27 November mendatang,” pungkasnya.

Adapun yang menjadi peserta dalam Rakorev Pengawasan Distribusi Logistik Pemilu 2024 ini adalah ketua-ketua Bawaslu dari 15 kabupaten kota se-Sulut, OKP, jurnalis, dan pemilih pemula. Sementara narasumber yang dihadirkan diantaranya pegiat pemilu Simon Awuy, akademisi Irene Tangkawarouw dan Ferry Liando, serta Staf Ahli Bawaslu RI Fence Bawengan.

(Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button