Persija Glory Tumbangkan Persma All Star 4–3 dalam Laga Legenda Sarat Nostalgia di Manado
MANADO, NorthSulawesiNews.com — Suasana nostalgia menyelimuti Lapangan KONI Sario Manado, Rabu (12/11/2025), saat laga persahabatan antara Persma All Star menghadapi Persija Glory digelar. Pertandingan yang mempertemukan para legenda sepak bola nasional dan daerah itu berlangsung seru dan penuh hiburan, dengan skor akhir 3–4 untuk kemenangan Persija Glory.
Ribuan penonton memadati tribun untuk menyaksikan duel yang sarat kenangan tersebut. Sejak peluit awal, Persija Glory tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Persma All Star. Kombinasi apik Perry Sandria dan Firman Utina menjadi momok bagi tuan rumah di babak pertama.
Gol pembuka tercipta melalui umpan manis Firman Utina yang diselesaikan dengan sontekan Perry Sandria. Tak lama berselang, Perry kembali mencetak gol keduanya lewat umpan panjang yang menembus jantung pertahanan Persma, membawa Persija unggul 2–0 di menit ke-10.
Persma All Star bangkit menjelang akhir babak pertama. Frangky Rais (no. 45) memperkecil ketertinggalan menjadi 1–2 lewat aksi solo run memukau yang disambut sorak sorai suporter.
Memasuki babak kedua, Persija Glory menambah tekanan. Budiman Yunus (no. 2) mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk memperlebar keunggulan menjadi 3–1. Tak lama kemudian, Perry Sandria mencatatkan hattrick lewat eksekusi penalti yang membuat skor berubah menjadi 4–1 untuk Persija Glory.
Namun, Persma All Star tak menyerah begitu saja. Arifin Adrian (no. 9) berhasil memperkecil skor menjadi 2–4 usai memanfaatkan bola muntah, disusul gol cepat Herry Rosit (no. 27) yang memanfaatkan bola liar di depan gawang, membuat laga kembali hidup dengan skor 3–4.
Jual-beli serangan terus terjadi hingga peluit panjang dibunyikan, namun upaya Persma All Star menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil. Laga berakhir dengan kemenangan tipis Persija Glory yang disambut tepuk tangan meriah ribuan penonton.
Pertandingan ini tak sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan juga reuni penuh keakraban dan silaturahmi antar mantan pemain yang pernah mengharumkan nama Persma Manado dan Persija Jakarta di masa kejayaan sepak bola Indonesia.
Suasana kehangatan dan sportivitas mewarnai seluruh laga, menjadi simbol kebangkitan semangat sepak bola Sulawesi Utara sekaligus pengingat akan romantisme masa lalu yang tetap hidup di hati para penggemar bola. (*/Paul)



