Piala Panglima TNI 2026 Bergulir, Pelajar SMP-SMA se-Sulut Adu Skill di Lapangan Basket
Puluhan tim pelajar tampil penuh energi pada hari pertama Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI di Sario, Manado.

MANADO, NorthSulawesiNews.com — Lapangan Basket Ajendam XIII/Merdeka, Sario, Manado, langsung memanas saat Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI mulai bergulir, Kamis (17/9/2026).
Puluhan tim pelajar dari berbagai sekolah di Sulawesi Utara turun ke lapangan dengan membawa ambisi masing-masing. Sejak tip-off pertandingan pertama, persaingan berlangsung ketat. Para pemain tampil agresif, saling berebut penguasaan bola, membangun serangan, hingga melepaskan tembakan untuk mengamankan poin.
Sorak-sorai pendukung dari masing-masing sekolah turut menghidupkan atmosfer pertandingan. Energi para pemain muda terlihat sepanjang laga, dengan permainan yang diwarnai kerja sama tim, disiplin bertahan, serta keberanian mengambil peluang di bawah ring.
Turnamen ini mempertandingkan empat kategori, yakni SMP putra, SMP putri, SMA putra, dan SMA putri. Keikutsertaan tim-tim dari berbagai sekolah menjadikan Piala Panglima TNI bukan sekadar ajang perebutan kemenangan, tetapi juga panggung bagi talenta muda bola basket Sulawesi Utara untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Di tengah persaingan di lapangan, nilai sportivitas menjadi salah satu pesan utama yang ditekankan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus SIP.
Menurutnya, kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Selain mengasah kemampuan teknis, pertandingan juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, mental bertanding dan sikap sportif.
“Yang paling penting dalam pertandingan ini adalah menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi pengalaman, disiplin, kerja sama, dan semangat untuk terus berprestasi merupakan hal yang harus dibawa oleh para peserta,” ujar Pangdam Mirza Agus.
Bagi para pelajar, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menambah jam terbang. Tekanan pertandingan, strategi tim, hingga kemampuan menjaga fokus menjadi bagian dari pengalaman yang tidak didapat hanya melalui latihan.
Hari pertama turnamen pun ditutup dengan atmosfer kompetisi yang tetap terjaga. Perjalanan Piala Panglima TNI 2026 masih panjang. Tim-tim peserta selanjutnya akan kembali berjuang mempertahankan peluang mereka sekaligus membawa nama sekolah masing-masing menuju babak berikutnya.
Ajang ini sekaligus menjadi panggung untuk melihat sejauh mana talenta-talenta muda basket Sulawesi Utara mampu berkembang ketika berhadapan dengan persaingan kompetitif di level antarsekolah. (*/Paul)



