Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia BKKBN Targetkan 1,5 Juta Akseptor se-Indonesia, di Sulut 8 Ribu
MINAHASA UTARA, NorthSulawesiNews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia mencanangkan Pekan Pelayanan KB dengan tema “Kolaborasi Pelayanan KB Nusantara dalam Percepatan Penurunan Stunting”.
Kegiatan ini dilaksanakan selama mulai hari ini Selasa (26/09/2023) hingga Rabu (04/10/2023) serentak di semua fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) umum dan Fasyankes TNI.
Dalam penyampaian secara virtual, Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) menyampaikan apresiasi bagi semua jajaran yang sudah hadir mengikuti kegiatan pencanangan Pekan Pelayanan KB dalam rangka World Contraception Day baik secara langsung maupun secara Virtual Meeting.
“Momentum ini sangat penting mengingat dalam RPJMN (rencana pembangunan jangka menengah nasional) penurunan Stunting ditargetkan pada angka 14 persen di tahun 2024,” ungkap Hasto.
Adapun tujuan pelaksanaan World Contraception Day tahun 2023 ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kontrasepsi bagi rencana keluarga dalam rangka percepatan penurunan stunting.
“Diharapkan dengan momentum ini dapat meningkatkan cakupan kesertaan KB pada semua metode Kontrasepsi Modern terutama MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang), juga meningkatkan pengetahuan dan wawasan stakeholder, provider medis, mitra kerja, dan masyarakat terkait pelayanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas, serta meningkatkan komitmen dan kesertaan PUS (pasangan usia subur) dalam Program KB,” ujarnya.
Disampaikan pula bahwa total target nasional pelayanan KB pada Pekan Pelayanan KB dimulai pada Selasa (26/09/2023) hingga Rabu (04/10/2023) sebanyak 1.484.747 akseptor atau hampir 1,5 juta akseptor.
Hasto Wardoyo juga mengatakan meskipun kontrasepsi modern belum melebihi 60% dan MKJP belum sesuai harapan tapi TFR sudah mencapai 21,8% menurut BPS dan menurut SIGA BKKBN 21,4%. Suatu perbedaan yang sangat kecil.
Resume kegiatan BKKBN sejak awal bekerja untuk kuantitas dalam arti jumlah anak yang sukses. Dan sekarang kualitas anak harus bagus.
Selesai memberikan sambutan Kepala BKKBN RI menyapa beberapa Provinsi melalui Virtual Meeting.
Sementara itu, Asisten Teretorial (Aster) Kepala Staf TNI Aangkatan Darat yang disampaikan oleh Waaster Kasad Bidang Tahwil Komsos dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri menyampaikan Selamat World Contraception Day. “Melalui hari kontrasepsi ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan Keluarga Berencana,” ujar Waaster Kasad Brigjen Taufiq.
Masalah Kesehatan merupakan masalah utama dalam pembangunan bangsa Indonesia. Dimana angka unmet need di Indonesia masih sangat tinggi yakni 16,8% dari target Nasional 8% pada tahun 2022.
Penggunaan Kontrasepsi Modern juga menurun dari 57.9% menjadi 57,2% penurunan tertinggi terjadi pada segmen usia 15 tahun hingga 29 tahun yang merosot hingga 4%, penyebab utamanya yaitu masih kurangnya pengetahuan kesadaran masyarakat khususnya Pasangan Muda akan pentingnya perencanaan berkeluarga dalam mempersiapkan pernikahan dan merencanakan Kehamilan.
Brigjen Taufiq mengimbau agar dengan momentum ini untuk meningkatkan komitmen dan peran dengan bahu membahu bekerjasama untuk membantu program pemerintah dalam percepatan Penurunan Stunting guna mewujudkan SDM indonesia yang berkualitas.
Di Sulawesi Utara, Perwakilan BKKBN Sulut berkolaborasi dengan TNI Komando Rayon Militer (Koramil) 1310/06 Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara, menggelar Pencanangan Pekan Pelayanan KB dan Gerebek Pasar (Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran) dalam rangka Hari Kontrasepsi Dunia.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir Diano Tino Tandaju MErg hadir langsung didampingi Ketua Pokja KB-KR Ignasius Worung SE MSi. Adapun yang menjadi lokus adalah markas Koramil 1310/06 yang bersebelahan dengan lokasi Pasar Airmadidi.
Kaper BKKBN Sulut Diano Tandaju menuturkan jika target di Sulut menyambut World Contraception Day adalah 8 ribu akseptor dengan melibatkan seluruh stakeholder di 15 kabupaten/kota di Sulut.
Hadir pada Pencanangan Pekan Pelayanan KB BKKBN Sulut, Aster Kasdam XIII/ Mdk, Kol (Arm) Sumanto SSos MM bersama jajaran, Kepala Dinas PPKB Minahasa Utara dr Jeane Simons MKes dan jajaran. Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Provinsi Sulut Maria Dondokambey SKM MM bersama jajaran. Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB BKKBN RI Martius Wangka.
(Paul)



