KesehatanPendidikanSosial

Kemendukbangga/BKKBN: Kualitas SDM Jadi Kunci Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menegaskan pentingnya pendidikan, keterampilan, dan produktivitas generasi muda dalam mengoptimalkan bonus demografi.

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Bonus demografi menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing bangsa. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar penduduk usia produktif mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto SSi MEng, dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi, Manado, Kamis (15/10/2026).

Dalam pemaparannya, Deputi menekankan bahwa bonus demografi tidak cukup dipandang sebagai keuntungan dari besarnya jumlah penduduk usia produktif. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, produktivitas, serta kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam berbagai sektor ekonomi.

“Bonus demografi harus kita persiapkan dan manfaatkan dengan baik. Penduduk usia produktif perlu didukung agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kuliah umum tersebut.

Lebih lanjut, Deputi menyoroti pentingnya mempersiapkan SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing untuk mendukung inovasi serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor juga diperlukan agar generasi muda memiliki kapasitas dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Dalam perspektif pembangunan kependudukan, optimalisasi bonus demografi tidak hanya berkaitan dengan besarnya jumlah penduduk usia produktif, tetapi juga dengan kemampuan negara dalam mempersiapkan penduduk yang berkualitas dan produktif. Oleh karena itu, pemahaman mengenai dinamika kependudukan perlu terus diperkuat, termasuk di kalangan mahasiswa sebagai generasi yang akan mengambil peran dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

Dalam kegiatan tersebut, Deputi didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr Jeanny Yola Winokan MAP. Kehadiran Deputi disambut oleh Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi, Dr Victor PK Lengkong SE MSi, bersama Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Sulawesi Utara, Dr Tri Oldy Rotinsulu SE MSi.

Pemaparan materi mendapat respons antusias dari mahasiswa melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Forum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika kependudukan serta keterkaitannya dengan pembangunan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya mempersiapkan dan mengelola potensi penduduk sebagai bagian dari pembangunan nasional. Kesiapan generasi muda yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing menjadi salah satu aspek penting dalam mengoptimalkan bonus demografi guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(*)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button