OlahragaSulawesi Utara

Liga 4 Zona Sulut 2026 Dimulai, Ini Pembagian Grup dan Format Kompetisinya

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) 2025/2026 siap bergulir. Sebanyak 12 tim dipastikan ambil bagian dalam ajang ini, setelah panitia pelaksana (Panpel) resmi menggelar drawing grup pada Selasa, 24 Maret 2026.

Hasil drawing menempatkan 12 tim ke dalam tiga grup, masing-masing berisi empat tim.

Pada Grup A, dihuni oleh Persmin Minahasa, Sulut FC, Puma FC, dan Bank Sulut.

Sementara Grup B diisi Klabat XIII Jaya Sakti, Persminsel, Bhayangkara Kawanua FC, dan Persibom.

Adapun Grup C mempertemukan Persma Manado, Kuda Laut Belang, Bolsel FC, serta PS MU Minahasa Utara.

Kompetisi ini akan berlangsung dalam dua fase grup. Pada fase pertama, seluruh tim dibagi ke dalam tiga grup (A, B, dan C), dengan masing-masing grup terdiri dari empat tim. Juara dan runner-up dari tiap grup akan melaju ke fase kedua.

Di fase kedua, enam tim yang lolos akan kembali dibagi ke dalam dua grup, yakni Grup D dan Grup F, untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.

Untuk jadwal pertandingan, panitia menetapkan dua laga digelar setiap hari, masing-masing pada pukul 13.30 WITA dan 15.30 WITA.

Seluruh pertandingan akan berlangsung di dua venue utama, yakni Stadion Klabat dan Lapangan Kodaeral (dulu Lantamal) VIII Kairagi. Sementara itu, pembukaan kompetisi dijadwalkan pada Jumat, 28 Maret 2026, dan kick-off pertandingan dimulai pada Sabtu, 28 Maret 2026, mempertemukan tim Persmin Minahasa vs Sulut FC di Stadion Klabat Manado.

Sekretaris panitia, Fiko Onga, memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal. Ia menegaskan bahwa kesuksesan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan di lapangan, tetapi juga kesiapan secara keseluruhan.

“Kesuksesan dimulai dari persiapan. Bukan hanya skill di lapangan, tapi juga disiplin administrasi dan kerja tim. Yang siap, yang fokus, yang akan bersinar,” ujar Fiko.

Panitia juga terus membenahi berbagai aspek teknis guna memastikan kualitas pertandingan tetap terjaga. Mulai dari kondisi rumput lapangan, bench pemain, garis lapangan, hingga fasilitas stadion menjadi perhatian utama.

“Pertandingan besar hanya bisa terwujud dari persiapan yang serius dan matang,” tutup Fiko. (Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button