KesehatanSulawesi Utara

Pemprov Sulut dan Kemendukbangga Perkuat Aksi Mapalus untuk Tekan Stunting, Fokus Intervensi Gizi dan Edukasi Keluarga

MANADO, NorthSulawesiNews.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus memacu langkah strategis dalam menekan angka stunting sebagai bagian dari agenda utama pembangunan sumber daya manusia. Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, program Aksi Mapalus Cegah Stunting kembali dijalankan bersama Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sulut, untuk memastikan intervensi gizi dan edukasi kesehatan menjangkau keluarga berisiko di seluruh wilayah.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/11/2025) ini diisi dengan penyaluran bantuan nutrisi tambahan kepada keluarga rentan stunting di Kota Manado. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulut, Christodharma Sondakh SH, yang mewakili Gubernur Yulius Selvanus, bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut dr. Jeanny Yola Winokan MAP, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Manado Steven Tumiwa SPd MPd.

Bantuan tersebut diberikan kepada 10 anak dari Keluarga Berisiko Stunting di Kota Manado.

Intervensi ini menjadi bagian dari strategi terintegrasi pemerintah daerah untuk memutus mata rantai stunting sejak dini. Program tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada peningkatan edukasi kepada keluarga, penguatan pola pengasuhan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Aksi Mapalus Cegah Stunting mengangkat nilai budaya Mapalus, yakni semangat gotong royong khas Sulawesi Utara, melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, BKKBN, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Pemprov Sulut menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan komitmen bersama yang harus dijalankan secara konsisten dan terarah.

“Melalui penyaluran bantuan nutrisi ini, kami berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, dan pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat,” ujar Sondakh.

Ia menambahkan, Pemprov Sulut akan terus memperkuat koordinasi di lapangan untuk mewujudkan generasi Sulawesi Utara yang sehat, kuat, dan kompetitif, sejalan dengan visi pembangunan yang dicanangkan Gubernur Yulius Selvanus.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut dr Jeanny Yola Winokan menambahkan aksi bersama Pemprov dan Kemendukbangga Sulut ini sebagai bentuk gotong royong untuk mempercepat penurunan stunting.

“Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat intervensi dan memastikan bahwa bantuan tepat sasaran bagi anak-anak yang membutuhkan di wilayah Kota Manado,” kata dr Winokan diamini Sekretaris Perwakilan Kemendukbangga Sulut, Lady Ante MPd MAP. (*/Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button