Wagub Victor Mailangkay Buka Sulut Riset dan Inovasi Expo 2025 di Mantos
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Victor Mailangkay, mewakili Gubernur Yulius Selvanus, resmi membuka Sulut Riset dan Inovasi Expo 2025 di Atrium Manado Town Square (Mantos) 1, Selasa (18/11/2025). Pameran inovasi ini akan berlangsung hingga 20 November 2025.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh wagub, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Sulut memiliki kekayaan alam yang besar, namun perlu didukung oleh inovasi agar potensi tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah Provinsi Sulut, katanya, terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan serta pengembangan inovasi di berbagai sektor.
“Riset yang kuat adalah kunci membuka peluang ekonomi baru, terutama melalui pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru,” ujar Mailangkay membacakan sambutan gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga media untuk mempercepat lahirnya inovasi di Sulut.
“Indonesia, termasuk Sulut, membutuhkan energi kreatif. Mari kita fokus pada pengembangan ekonomi biru dan hijau untuk memperkuat ekonomi daerah menjelang 2026,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sulut, Novita Lumintang, menjelaskan bahwa expo tahun ini menghadirkan 25 inovator lokal yang telah menghasilkan karya berdampak bagi masyarakat.
“Kami memilih inovator yang benar-benar membawa identitas Sulut. Mereka menampilkan hasil inovasi yang sudah terbukti memberikan perubahan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Lumintang.
Ia menuturkan, seluruh karya yang ditampilkan terbagi ke dalam dua tema utama, yaitu inovasi ekonomi biru dan ekonomi hijau.
“Expo ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Gubernur Yulius Selvanus untuk mewujudkan Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Lumintang berharap semakin banyak inovator bermunculan dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Banyak inovator bekerja secara mandiri dan sering kali menghadapi keterbatasan. Pemerintah hadir untuk menjadi jembatan agar ide dan kreativitas ini bisa berkembang bersama demi membangun Sulut,” pungkasnya. (*/Paul)



