Pelatda KONI Sulut Dimulai, Steven Kandouw: PON 2024 untuk Kejar Prestasi
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) dan juga selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut memimpin Pencanangan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Atlet dan Pelatih Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 Provinsi Sulut, di GOR Hall B KONI Sulut, Jumat (15/03/2024).
Pencanangan dimulai ditandai dengan penyerahan Pataka oleh Steven Kandouw kepada Ketua Harian KONI Sulut Brigjen TNI (Purn) Theo Kawatu.
Ada sebanyak 35 cabang olah raga yang lolos PON XXI Aceh-Sumut, dari 44 cabor yang berpartisipasi dalam babak kualifikasi Pra PON. Sementara atlet yang akan mengikuti Pelatda berjumlah 104 orang, dan tim pelatih sebanyak 54 orang.

Sebelumnya, pemeriksaan kesehatan telah dilakukan 26 dan 27 Januari 2024. Tes tersebut untuk mengidentifikasi kemampuan awal atlet sebelum masuk Pelatda. Tes selanjutnya akan dilakukan jelang akhir Pelatda.
Melalui Pelatda ini, Ketum KONI Sulut Steven Kandouw menyebutkan jika setiap proses termasuk latihan tidak pernah mengkhianati hasil, persiapan yang matang tidak pernah mengkhianati hasil.
Kandouw pun menambahkan jika PON kali ini adalah PON prestasi.
“Kita sudah sepakati hanya memberangkatkan atlet yg lolos seleksi, hanya siapa yg lolos Pra PON yang berangkat. Karena PON Aceh-Sumut adalah untuk kejar prestasi,” tegasnya.

Untuk target, Kandouw berharap capaiannya harus lebih bagus dari PON Papua.
“Tidak muluk-muluk dan rasional saja, jika di PON XX Papua kita bisa dapat 4 emas, mudah-mudahan tahun ini 2 kali lipat (8 emas),” pintanya.
“Anda-anda semua sudah lolos Pra PON, tandanya anda sudah punya potensi, tandanya anda adalah kandidat, sidik atau unggulan di cabang masing-masing, nomor masing-masing untuk mendapatkan medali emas. Yang dapat emas di Pra PON, harus dipertahankan juga di PON Aceh-Sumut, dan yang belum dapat harus rebut,” ujar Kandouw memotivasi.

Pelatda KONI Sulut akan dimulai dengan Training Center (TC) luar selama 2(dua) bulan dan berlangsung Meret hingga Mei 2024, sementara TC dalam berlangsung Juni sampai Agustus 2024.
“Terus disiplin, tekad yang kuat, dengan keyakinan bahwa saya bisa. Karena dimana ada usaha disitu ada jalan. Dibutuhkan mental juara, kalian sudah lolos Pra PON, saya yakin kalau sudah bertekad, torang bisa,” ajaknya.
Terkait uang saku, seluruh peserta Pelatda baik atlet maupun pelatih selama masa pemusatan latihan, Kandouw memberi jaminan.

“Kesejahteraan tidak akan terlambat-terlambat. Dengan kekompakan pengurus KONI, Pengda-Pengda, dan atlet kita akan jauh lebih baik,” pungkasnya.
Seperti diketahui bersama PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 sesuai jadwal akan berlangsung pada September 2024.
(Paul)



