Museum Sulut Direvitalisasi Gubernur Yulius Selvanus, Ribuan Pengunjung Padati Destinasi Wisata Edukasi Baru
Transformasi Museum Sulut dengan teknologi digital, ruang imersif, dan fasilitas interaktif berhasil menarik 4.399 pengunjung hanya dalam tiga pekan sejak dibuka kembali.

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Upaya Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam mendorong kemajuan sektor kebudayaan mulai menunjukkan hasil yang nyata. Salah satu pencapaian yang mendapat perhatian publik adalah revitalisasi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara yang kini tampil lebih modern dan menjadi destinasi wisata edukasi favorit masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Yorry Rommy Lesawengan, saat kegiatan Ngopi Bareng JIPS (Jurnalis Independen Pemprov Sulut) yang digelar di Gedung Museum Sulut, Jumat (19/6/2026).
Menurut Lesawengan, revitalisasi museum merupakan program strategis yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur Yulius Selvanus sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan daerah.
“Sejak Pak Gubernur memimpin Sulawesi Utara, banyak langkah konkret yang dilakukan untuk mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Salah satunya adalah revitalisasi Museum Sulut yang kini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Museum Sulut saat ini hadir dengan konsep yang lebih modern dan interaktif. Berbagai koleksi yang dipamerkan telah dilengkapi teknologi barcode yang dapat dipindai melalui telepon pintar, sehingga pengunjung dapat mengakses informasi lengkap mengenai sejarah dan nilai budaya dari setiap koleksi.
Tak hanya itu, museum juga menghadirkan ruang imersif yang menyajikan perjalanan sejarah Sulawesi Utara mulai dari masa prasejarah hingga era modern melalui tayangan animasi digital. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti ruang musik tradisional dan ruang kuliner turut memperkaya pengalaman pengunjung dalam mengenal budaya daerah.
Transformasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Data Dinas Kebudayaan Sulut mencatat, sejak dibuka kembali pada 25 Mei hingga 17 Juni 2026, Museum Sulut telah dikunjungi sebanyak 4.399 orang dari berbagai kalangan.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan sebelum revitalisasi dilakukan.
“Ini menunjukkan museum sudah mulai menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang diminati masyarakat Sulawesi Utara,” kata Lesawengan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen terus mengembangkan Museum Sulut agar menjadi destinasi wisata unggulan yang direkomendasikan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya daerah. (*/Paul)



