Museum Negeri Sulawesi Utara Gencarkan Promosi, Aston Hotel Dukung Peningkatan Wisata Budaya
Kolaborasi dengan sektor perhotelan diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya daerah.
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara terus memperluas promosi Museum Negeri Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata budaya unggulan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri perhotelan, guna memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Utara kepada wisatawan.
Museum yang belum lama ini diresmikan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadly Zon bersama Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, kembali menjadi pusat perhatian. Pada Rabu (8/7/2026), manajemen dan karyawan Aston Hotel Manado melakukan kunjungan ke museum sebagai bagian dari penguatan kerja sama promosi wisata budaya.
General Manager Aston Hotel Manado, Didik Salahudin, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengembangkan program yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal bagi para tamu hotel.
Menurutnya, budaya merupakan daya tarik yang memiliki keunikan tersendiri dan layak diperkenalkan kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Kami ingin memperkenalkan budaya Sulawesi Utara kepada para tamu hotel. Saat ini banyak wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Korea Selatan dan China, yang menginap di Aston Hotel Manado. Ini menjadi peluang untuk mengajak mereka berkunjung ke Museum Negeri Sulawesi Utara,” ujarnya.
Didik menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan materi promosi dalam bentuk video singkat mengenai museum. Konten tersebut akan disebarluaskan kepada para tamu hotel sebagai referensi destinasi wisata budaya selama berada di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara, Yorry Rommy Lesawengan, M.Tr.AP, menyampaikan apresiasi atas dukungan Aston Hotel Manado dalam mempromosikan museum sebagai ikon kebudayaan daerah.
Ia berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh hotel-hotel lain sehingga Museum Negeri Sulawesi Utara semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wajib bagi wisatawan.
“Semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke museum, semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi para pelaku seni dan budayawan yang terus berkontribusi melestarikan budaya Sulawesi Utara,” katanya.
Yorry mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap Museum Negeri Sulawesi Utara terus meningkat. Hingga kini, jumlah pengunjung telah mencapai ribuan orang dengan dominasi generasi muda, khususnya Generasi Z.
Selain itu, sejumlah hotel telah menjalin komunikasi untuk mendukung promosi museum. Dalam beberapa pekan terakhir, museum juga menerima kunjungan dari berbagai instansi pemerintah serta rombongan dari luar daerah.
Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara optimistis sinergi bersama sektor pariwisata dan perhotelan akan semakin memperkuat posisi Museum Negeri Sulawesi Utara sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, sekaligus destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Bumi Nyiur Melambai.(*/Paul)



