BudayaSosialSulawesi Utara

Gubernur Yulius: KKT Mitra Strategis dalam Mendorong Pembangunan Sulawesi Utara

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Musyawarah Daerah (Musda) Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Sulawesi Utara tahun 2025 resmi berlangsung pada Kamis (15/11/2025) di Graha Bumi Beringin, Manado.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga kelestarian budaya Toraja. Acara dihadiri tokoh adat, pengurus organisasi, serta warga Toraja yang tergabung dalam Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).

Musda KKT Sulut tahun ini mengangkat tema “Misa Kada Di Potuo Pantan Kada Di Pomate”, yang menegaskan kembali nilai persatuan dan gotong royong sebagai fondasi kehidupan sosial masyarakat Toraja.

Atmosfer budaya sangat terasa sepanjang kegiatan, tampak melalui penggunaan simbol adat, busana tradisional, serta dekorasi bernuansa tongkonan yang menghiasi panggung utama.

Sejumlah pimpinan dan tokoh KKT Sulut hadir dalam acara tersebut, termasuk Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang secara resmi membuka Musda. Kehadiran gubernur menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peran KKT sebagai organisasi kekeluargaan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengapresiasi kepemimpinan Yasir Taruk Bua bersama seluruh jajaran KKT Sulut yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas karya dan kontribusi saudara-saudari sekalian bagi pembangunan Sulut. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya kekompakan KKT sebagai modal besar dalam menjaga harmoni dan mendukung kemajuan daerah.

“Kekompakan ini harus terus dijaga. Pemerintah dan KKT perlu berjalan bersama membangun Sulawesi Utara,” lanjutnya.

Gubernur juga menyoroti potensi budaya Toraja yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi program antara KKT dan pemerintah.

“Jangan berhenti berkarya. Mari kita bangun Sulut dengan semangat kebersamaan, toleransi, serta saling mendukung,” tambahnya.

Sebagai organisasi berbasis kekeluargaan, KKT dianggap sebagai ruang pembelajaran nilai persatuan dan manajemen organisasi bagi anggotanya.

“KKT adalah tempat belajar berorganisasi dan membangun kebersamaan. Saya berharap KKT terus solid dan menjaga semangat persatuan dengan masyarakat Sulut,” pungkasnya.

Menutup sambutan, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan selamat melaksanakan Musda dan berharap forum tersebut menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan KKT serta masyarakat Toraja di Sulawesi Utara. (*/Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button