KPU Manado Lantik PPS untuk Pilkada 2024, Diminta Jaga Integritas
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado melantik anggota badan adhoc Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan, untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024. Pelaksanaan pelantikan berlangsung di ballroom Hotel Four Points Manado, Minggu (26/05/2024).
Ketua KPU Manado Ferley Bonifasius Kaparang memimpin proses pengambilan sumpah/janji seluruh anggota PPS terpilih.
Total PPS se-Kota Manado yang dilantik sebanyak 259 dari total 261 yang tersebar di 87 kelurahan, masing-masing 3 (tiga) anggota PPS di setiap kelurahan.
Kaparang saat membawakan sambutam menyampaikan tentang kebersamaan dan integritas, menjaga kebersamaan antar sesama PPS, mampu bersinergi dengan PPK, serta KPU Kota Manado.
“Pelantikan teman-teman PPS hari ini merupakan bagian tahapan Pilkada serentak di 2024,” ucapnya.

Kaparang melanjutkan, pakta integritas yang di bacakan poin per poin tadi oleh PPS bukan hanya sebatas kiasan puisi semata, tetapi Itu menyangkut integritas.
KPU Manado pun berharap PPS yang baru di lantik bisa bersinergi, baik sesama anggota mengingat kerja-kerja penyelenggara dalam tahapan pilkada bukan pekerjaan yang mudah.
“Banyak hal yang harus dilakukan penyesuaian. Sebab PPS yang dilantik hari ini, ada yang sudah pernah menjadi PPS harus evaluasi diri apa-apa saja yang menjadi kekurangan pada pemilu kemarin, dan untuk teman-teman PPS yang baru bisa melakukan penyesuaian dengan teman-teman PPS yang sudah pernah ikut pemilu kemarin, agar tidak terlalu sulit dalam menjalankan tupoksinya,” beber Kaparang.
Diharapkan juga kinerja tahapan pilkada ini bisa selesai dan pengelolaan keuangan dana atau anggaran yang di berikan di kelola dengan baik.
“Yang paling krusial adalah laporan pertanggungjawaban menjadi perbincangan yang hangat serta persoalan serius pada badan adhoc dan KPU,” pungkasnya.

Sementara Komisioner KPU Manado Ramly Pateda selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM menjelaskan terkait 2 (dua) anggota PPS yang ditunda pelantikannya. Alasannya karena adanya aduan masyarakat terkait dua calon anggota PPS tersebut.
“Ada aduan masyarakat. Jadi kami harus melakukan klarifikasi terkait aduan ini,” ujarnya.
Pateda melanjutkan, PPS yang batal dilantik itu merupakan pendaftar baru dan berdomisili di Kecamatan Tuminting.
Sedangkan untuk anggota PPS yang telah dilantik, Pateda menekankan pentingnya mengikuti aturan sebagai penyelenggara pemilu.
“PPS harus mengedepankan integritas serta jangan mudah terpengaruh apalagi sampai melanggar aturan pemilihan,” tutupnya.
Hadir dalam pelantikan PPS, Komisioner KPU Sulut Lanny Ointu, komisioner KPU Manado; Ismail Harun, Hasrul Anom, dan Patricia Margaretha Thatcher, Sekretaris KPU Manado Nolvi Lendway. Hadir juga Ketua Bawaslu Manado Brilliant Maengko, Forkopimda Kota Manado, para lurah se-Kota Manado, dan para anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).
(Paul)
Baca Juga


