Gelar Apel Siaga, Bawaslu Sulut Siap Awasi Tahapan Kampanye Pilkada Serentak 2024
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Tahun 2024, yang dipusatkan di Kantor Bawaslu Sulut, Jalan Sam Ratulangi Manado, Rabu (25/09/2024).
Apel tersebut dihadiri secara langsung Panwascam se-Kota Manado, dan Panwascam dari 15 kabupaten kota lainnya hadir secara daring (dalam jaringan/online).

Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh bersama jajaran memberikan rompi dan topi pengawasan kepada perwakilan Panwascam yang hadir. Penyematan ini sebagai simbol Bawaslu Sulut dan jajaran Bawaslu di seluruh 15 kabupaten/kota siap mengawasi tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.
Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh mengatakan kampanye merupakan sarana bagi seluruh kontestasi untuk memaparkan program visi dan misi kepada para pemilih. “Kampanye ini berakhir tiga hari menjelang pemilihan tanggal 27 November 2024,” kata Mewoh.

Ia mengimbau kepada seluruh peserta Pilkada dapat melaksanakan kampanye dengan jujur dan adil tanpa adanya ujaran kebencian. “Termasuk hoaks dan tanpa politik identitas. Kita ciptakan Pilkada yang damai,” tukasnya.
Mewoh pun meminta jajaran adhoc pengawasan baik Panwascam maupun Panwas Kelurahan/Desa (PKD) untuk bekerja sesuai dengan aturan. “Upaya-upaya pencegahan terjadi pelanggaran kampanye melalui imbauan dan rekomendasi, namun apabila ditemukan terjadinya pelanggaran, kiita akan tindak pelanggaran tersebut,” tegasnya.

Mewoh juga menginstruksikan para pengawas, baik itu di tingkat kabupaten/kota hingga ke kelurahan dan desa se-Sulut, terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. “Keamanan prioritas kita. Sehingga beri rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Sulut mengikuti pesta rakyat 2024,” tukasnya.
Ia pun mengharapkan edukasi pendidikan kepada para pemilih. Agar pemilih di Sulut menjadi pemilih yang baik, menjunjung tinggi nilai integritas dan kerukunan dalam menentukan pilihannya. “Terus menjaga toleransi dan kerukunan yang sudah terbangun di Sulawesi Utara. Jaga itu meskipin kita memilili pilihan yang berbeda,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, lewat daring mengecek kesiapsiagaan pengawas di tingkat kecamatan hingga kelurahan dan desa di Sulut.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulut Kenly Poluan, jajaran Forkopimda Sulut, jajaran Bawaslu Sulut, dan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Steven Kandouw-Denny Tuejeh (SK-DT), sedangkan Paslon lainnya hanya diwakili pengurus Parpol pengusung.
(Paul)


