KesehatanSosial

Sosialisasi MBG di Tumpaan, Felly Runtuwene Tekankan Peran Gizi bagi SDM Indonesia

MINAHASA SELATAN, NorthSulawesiNews.com – Persoalan gizi masih menjadi tantangan besar yang dapat mempengaruhi kualitas generasi masa depan Indonesia. Karena itu, peningkatan gizi masyarakat harus menjadi perhatian bersama agar pembangunan sumber daya manusia dapat berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, saat menghadiri kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Sabtu (07/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Felly menjelaskan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan gizi seperti stunting, wasting, serta anemia yang banyak dialami kelompok rentan, terutama ibu hamil dan anak-anak. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui program-program peningkatan gizi yang terintegrasi.

Menurutnya, DPR RI berkomitmen mendukung berbagai kebijakan dan program gizi nasional melalui fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan agar implementasinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Isu gizi adalah isu masa depan bangsa karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis ini membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor, serta pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah agar program dapat berjalan efektif,” ujar Felly.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pemenuhan gizi. Selain itu, penyusunan kebijakan harus didasarkan pada data yang akurat dan kajian ilmiah agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Kerjasama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional, Imam Bachtiar Farianto, menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok sasaran, mulai dari peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

Ia menambahkan, program tersebut juga memiliki dampak ekonomi karena memanfaatkan bahan pangan lokal dan membuka peluang kerja melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta turut mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.(196/*)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button