Eastar Jet Resmi Terbang Langsung Incheon–Manado, Sulut Sambut Era Baru Pariwisata
Manado, NorthSulawesiNews.com — Sulawesi Utara mencatat langkah maju dalam penguatan konektivitas udara internasional. Maskapai asal Korea Selatan Eastar Jet akhirnya mengoperasikan rute penerbangan langsung Incheon–Manado yang mendarat perdana di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Senin (27/10/2025), menandai terbukanya kembali jalur strategis pariwisata kawasan Asia Pasifik.
Pesawat Boeing 737 MAX dengan nomor penerbangan ZE535 itu mengangkut 174 wisatawan dari Korea Selatan. Setibanya di apron, pesawat disambut dengan seremoni water salute yang diikuti pengalungan bunga dan pemberian suvenir kepada para penumpang.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay memimpin langsung seremoni penyambutan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulut, otoritas bandara, serta perwakilan manajemen Eastar Jet.
Eastar Jet, maskapai Low Cost Carrier yang kini hadir dengan identitas baru New Eastar Jet, kembali memperluas rute internasionalnya. Rute Manado–Incheon dijadwalkan beroperasi empat kali seminggu: Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Selain itu, maskapai ini juga meresmikan kantor operasional di Bandara Sam Ratulangi sebagai pusat koordinasi layanan dan pemasaran di Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus sebelumnya menyebut kehadiran Eastar Jet sebagai momentum yang sudah lama dinanti masyarakat dan pelaku pariwisata.
“Penerbangan ini bukan hanya soal rute baru, tapi simbol terjalinnya kemitraan yang kuat antara Sulawesi Utara dan Korea Selatan,” tegasnya.
“Kami akan menyambut wisatawan dengan atraksi budaya seperti kolintang dan kunjungan ke Bukit Kasih sebagai pengalaman pertama mereka di Sulut,” sambung orang nomor satu Sulut tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Victor Mailangkay menekankan kontribusi besar konektivitas udara bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semakin banyak pintu masuk wisatawan, semakin hidup sektor UMKM, transportasi, dan industri kreatif kita,” ujar Wagub saat menyampaikan sambutannya di terminal kedatangan Internasional Bandara Sam Ratulangi Manado.
Deputy Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menambahkan bahwa wisatawan Korea memiliki minat tinggi pada aktivitas seperti golf, diving, kuliner, wisata alam hingga pemandian air panas.
Ia juga mengingatkan pentingnya kebersihan dan pelayanan ramah untuk mempertahankan kepercayaan wisatawan internasional.
CEO PT Angkasa Pura Indonesia Region V Handy Heryudhitiawan menyebut lokasi Sulut sangat strategis, karena hanya berjarak kurang dari enam jam terbang dari pusat-pusat ekonomi Asia Timur.

Sementara itu, General Manager Bandara Sam Ratulangi Radityo Ari Purwoko menegaskan kesiapan fasilitas dan layanan bandara untuk melayani penerbangan internasional secara berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dengan kembali terhubungnya Manado dan Korea Selatan melalui Eastar Jet setelah vakum semasa pandemi, pemerintah optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara akan terus meningkat.Momentum ini diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi, menghidupkan ekosistem pariwisata, serta mempererat kerja sama yang saling menguntungkan antara Sulawesi Utara dan Korea Selatan.(*/Paul)



