Pemilu 2024

Beri Dukungan dalam Kerja-kerja Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Sulut Apresiasi seluruh Pemangku Kepentingan

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memberi Penghargaan dan Pemberian Apresiasi kepada Pemangku Kepentingan atas dukungan kepada Bawaslu Sulut selama tahapan Pemilihan Umum Tahun 2024.

Pemberian apresiasi ini berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta Manado, Selasa (31/12/2024) dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, bersama Anggota Steffen Stevanus Linu, Erwin Franklin Sumampouw, dan Donny Rumagit sertaKepala Sekretariat Bawaslu Sulut AldrinChristian. Hadir pula perwakilan dari jajaran Bawaslu dari kabupaten dan kota. Sementara dari pihak eksternal hadir jajaran Forkopimda Sulut, Akademisi, Ormas, LSM, Organisasi Pers, Pemantau Pemilu, serta awak media.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang mendukung tugas-tugas pengawasan Bawaslu selama melaksanakan pengawasan Pemilu Tahun 2024dan Pilkada 2024.

“Tidak ada hal lain yang dapat kami sampaikan selain ucapan terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak. Karena tanpa dukungan tentu kami tidak akan maksimal melaksanakan tugas kami dalam pengawasan,” kata Ardiles.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda selaku Koordinator Wilayah Sulut menyampaikan kegiatan ini sebagai pertanggungjawaban publik termasuk mengapresiasi semua pemangku kepentingan.

Herwyn menjelaskan, pada Desember 2022 Bawaslu RI mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan dimana Sulut berada pada rangking 2 nasional di setelah DKI Jakarta. Dua hal paling rawan di Sulut adalah Politik Uang dan Netralitas ASN.

Kemudian dalam tahapan selanjutnya di tahun ini (2024) sebelum pendaftaran pasangan calon kepala daerah, Bawaslu melaunching kerawanan untuk tiga tahapan, yaitu tahapan pencalonan, tahapan kampanye dan tahapan pemungutan suara, dan Provinsi Sulut masih masuk kategori 10 besar dalam titik rawan. Namun pada akhirnya semua yang diperkirakan itu tidak terbukti.

“Dikeluakannya indeks kerawanan ini adalah komitmen kita bersama sebagai early warning system atau pencegahan dini dan itu berhasil, dan ini tentunya bukan hanya kerja Bawaslu Sulut semata, tapi tentunya ditopang oleh pemangku kepentingan di Sulawesi Utara,” ungkap Herwyn.

Herwyn menambahkan, untuk Pemilu, Gakkumdu (Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan) Sulut menjadi Terbaik 5 se-Indonesia, Humas Bawaslu Sulut juga mendapatkan penghargaan.

“Dan ini adalah bagian prestasi kita bersama, dan saya beri hormat, berterima kasih kepada para pemangku kepentingan, petugas dan pejabat di Forkopimda, yang turut serta mengawal Pemilu dan Pemilihan di Sulawesi Utara,” bebernya.

Adapun penghargaan dan apresiasi dari Bawaslu Sulut diberikan kepada KPU Sulut, Pemprov Sulut, jajaran Forkopimda seperti Kapolda Sulut, Pangdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Santiago, Kajati Sulut, Kabinda Sulut, Danlunudsri, Danlantamal VIII Manado. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada organisasi Pers seperti IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Sulut, AJI (Asosiasi Jurnalis Independen) Manado, PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sulut, IWO (Ikatan Wartawan Online) Sulut, serta sejumlah organisasi Pemantau Pemilu.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bawaslu Sulut juga memberikan award kepada Bawaslu kabupaten kota se-Sulut yang berprestasi dalam tugas-tugas pengawasan selama tahapan Pemilu 2024 lalu.

(Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami diĀ Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button