Bawaslu Sulut Evaluasi Pengawasan Distribusi Logistik Pemilu, Berharap Dapat Masukan dan Kritik Konstruktif di Pilkada 2024
MANADO, NorthSulawesiNews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tahapan Pengawasan Distribusi Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, di Ballroom Hotel Aryaduta Manado, Selasa-Kamis (30/04-02/05/2024).
Kegiatan ini dihadiri ketua-ketua Bawaslu dari 15 kabupaten/kota se-Sulut dan para Kepala dan Koordinator Sekretariat Bawaslu se-Sulut. Ini merupakan pihak internal. Sementara dari eksternal yang terundang yakni perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP), tokoh masyarakat, pemilih pemula, dan jurnalis, serta menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari akademisi, pegiat pemilu, dan tenaga ahli Bawaslu RI.

Kegiatan pun dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Sulut Steffen Stevanus Linu SS MAP selaku Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H).
Dalam sambutannya, Steffen Linu menjelaskan maksud dan tujuan mengapa menghadirkan peserta baik dari internal maupun eksternal.
“Ada hal yang harus kami pertanggungjawabkan saat pelaksanaan Pemilu 2024 lalu, yaitu evaluasi pengawasan yang dilakukan pada tahapan distribusi logistik. Untuk itu peserta internal yang mengampu atau PIC (person in charge) yang mengawasi logistik ikut dalam kegiatan ini,” ungkap Steffen Linu.
Linu menjelaskan jika kegiatan ini sebagai persiapan nantinya menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, pihaknya berharap ada masukan atau kritikan yang konstruktif. Sehingga memasuki tahapan Pilkada, jajaran Bawaslu baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bisa memperoleh masukan dari masyarakat.

“Nantinya akan kami lakukan pengawasan tahapan Pilkada, saat ini sedang dalam proses pembentukan Panwascam ( Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan) kami harap proses dan pembentukannya mendapatkan masukan dari bapak ibu peserta,” harapnya.
“Mewakili teman-teman media dan juga teman-teman yang hadir mewakili OKP, dan pemilih pemula ke depan pada saat pelaksanaan Pilkada akan kami libatkan dalam bentuk kegiatan yang sifatnya informatif juga yang sifatnya memberikan penguatan walaupun tidak menjadi bagian dari pengawas pemilu hanya saja bisa terlibat pengawasan partisipatif,” pungkas Linu.
(Paul)


