Pemilu 2024

Bawaslu Sulut Launching Puluhan Buku Pengawasan Pemilu 2024, Herwyn Malonda: Hendaklah Kebaikan Hatimu Diketahui Semua Orang

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Sebanyak 40 buku karya akademisi dan pimpinan Bawaslu Sulut yang berisikan tentang kerja-kerja pengawasan dan hal yang berkaitan dengan Pemilu 2024 dilaunching oleh Bawaslu Sulut, tepat dipenghujung tahun, Selasa (31/12/2024).

Launching 40 buku ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda, didampingi pimpinan Bawaslu Sulut, di Ballroom Hotel Aryaduta Manado.

Launching puluhan buku oleh Bawaslu Sulut ini mendapat apresiasi dari Bawaslu RI. Herwyn Malonda selaku Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat Bawaslu Ri mengatakan jika jajaran juga telah menerbitkan 162 buku dari pihak eksternal sedangkan internal Bawaslu se-Indonesia ditargetkan menerbitkan 50 buku.

Herwyn menambahkan, Bawaslu R8 menargetkan Bawaslu menjadi pusat pembelajaran pengawasan pemilu, untuk itu kerja-kerja pengawasan tidak hanya sekadar menjadi laporan rutin saja yang serahkan ke DPR dan Presiden untuk tingkat Bawaslu RI, atau ke DPRD Provinsi dan Gubernur di tingkat provinsi, serta DPRD dan bupati-wali kota. Tapi, dikemas dalam bentuk buku dan bisa dibaca oleh banyak orang.

“Maksudnya adalah kerja-kerja pengawasan ini harus diapresiasi dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan dengan buku-buku ini, akan membantu masyarakat memahami Bawaslu telah bekerja,” katanya.

Herwyn pun mengutip sebuah ayat Alkitab dalam Matius 4 Ayat 5: Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.

“Kita akan sampaikan kebaikan kerja-kerja kita, ketulusan kita bekerja ketika dituangkan dalam bentuk buku, akan diakses semua pihak, akan diketahui kita telah bekerja dengan baik, meskipun ada catatan-catatan yang perlu kita perbaiki,” ujar Herwyn.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh dalam sambutan sebelumnya mengatakan jika Bawaslu Sulut memiliki ikhtiar yang kuat dengan menerbitkan sejumlah buku sebagai bagian dari akuntabilitas penyelenggaraan pengawasan pemil, dan bagian dari kami untuk memberikan legasi kepada penyelenggara pemilu yang akan datang.

“Ini akan menjadi warisan, bahan bacaan semua pihak atas apa yang kita kerjakan selama pegawasan Pemilu dan Pilkada yang berlangsung, dan dengan catatan-catatan ini, orang-orang berikutnya yang akan melaksanakan tugas pengawasan akan lebih baik dari apa yang kami kerjakan saat ini,” kata Ardiles Mewoh.

Ke 40 buku ini ditulis oleh pimpinan Bawaslu Sulut serta belasan akademisi yang berasal dari berbagai universitas yang ada di Sulawesi Utara, diantaranya dari Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Manado, dan beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya.

(Paul)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami diĀ Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button