Pilkada 2024Sulawesi UtaraTerkini

Perekrutan Badan Adhoc Pilkada, Salman Saelangi Instruksikan Coret Calon PPK/PPS Bermasalah

MANADO, NorthSulawesiNews.com – Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara, Salman Saelangi mengistruksikan kepada jajaran KPU di 15 kabupaten/kota untuk mencoret atau mengeliminasi calon anggota badan adhoc yang punya catatan atau bermasalah saat bertugas di pemilu kemarin, namun masih coba-coba ikut seleksi PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk pelaksanaan Pilkada 2024.

Hal ini disampaikan Saelangi saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak dan Finalisasi Anggaran Dana Hibah Tahun 2024, yang berlangsung di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Jumat (10/05/2024) malam, yang dihadiri Ketua dan Anggota KPU Provinsi dan 15 KPU kabupaten/kota se-Sulut.

Dalam arahannya, Saelangi mengungkapkan jika saat ini salah satu tahapan Pilkada 2024 yang sedang berjalan adalah perekrutan badan adhoc PPK dan PPS.

“Pelaksanaan yang sedang berlangsung yaitu perekrutan badan adhoc. Yang bercatatan, yang bermasalah, ikut seleksi lagi, digaris (coret, red) saja!,” tegas Saelangi.

Saelangi mewanti-wanti teman-teman KPU kabupaten/kota untuk jangan bikin masalah tambahan lagi, karena capek juga tambah-tambah kerjaan klarifikasi dan seterusnya.

“Saya sudah minta ke teman-teman (Divisi) teknis, harus ngotot, jang ngoni yang hosa (jangan kalian yang capek, red). Yang sudah terindikasi kemarin bermasalah, apalagi mau coba-coba, garis! Jangan bikin masalah baru,” kata Saelangi yang juga selaku Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulut.

Saelangi pun tegas menginstruksikan kepada jajaran KPU kabupaten/kota untuk berani ambil keputusan.

“Tidak usah pusing dia (calon badan adhoc) titipan siapa, tidak peduli. Problemnya sudah pada pekerjaan,” tegasnya.

Saelangi pun membeberkan kemungkinan yang akan terjadi jika tetap merekrut PPK dan PPS yang kinerjanya buruk.

“Yang pernah bermasalah di pemilu, risikonya 90 persen bikin masalah lagi. Karena sudah punya skill, kan,” ujarnya.

Saelangi juga menambahkan, pilkada ini lebih keras, calonnya berhadapan hadapan, apalagi jika calonnya cuma dua pasangan.

“Kalau bukan calon yang roboh, kalian yang roboh. Atau mau robohkan calon lawan, kalian dulu yang dirobohkan. Supaya ada pintu masuk,” bebernya.

“Karena kerasnya pilkada, sekali lagi bangun badan adhoc yang baik,” Saelangi mengingatkan.

Sementara untuk mantan badan adhoc yang memiliki kinerja baik saat pemilu, Saelangi minta untuk dipertahankan.

“Saya adalah orang yang kategori suka memberi reward, kalau ternyata PPK kemarin kerja bagus, begitu juga PPS kalau bagus, ya tahan lah. Berikan penghargaan bagi adhoc-adhoc yang berkinerja baik,” pungkasnya.

(Paul)

Baca Juga

Hadapi 8 Perkara PHPU, KPU Sulut Siap Ikuti Sidang Lanjutan di MK 14 Mei 2024

KPU Sulut Umumkan Jumlah Syarat Minimal Dukungan Paslon Perseorangan Gubernur-Wagub untuk Pilkada 2024, Berikut Rinciannya

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami diĀ Google News Northsulawesinews.com

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button